Sejarah Berdirinya PKM

September 18th 2008

PAGUYUBAN KADANG KADEAN MANGKUBUMEN (PKM)

Kronologi Paguyuban Kadang Kadean Mangkubumen

1.    Pada tanggal 21 Mei 1918 telah terjadi kesepakatan bersama antara 21 putra KGPA Mangkubumi yang menyatakan bahwa semua harta peninggalan KGPA Mangkubumi akan dikelola dan hasilnya dinikmati bersama, dan  dibentuk badan yang diberi nama Paguyuban Kadang Kadean Mangkubumen.
2.    Pernyataan berdirinya Paguyuban Kadang Kadean Mangkubumen ditanda tangani pada tanggal 14 Mei 1927 oleh KRT Tjakraningrat, KRT Purbowinoto, KRT  Wiroguno, KPH Suryadi, Kanjeng Adipati Anom, RA Mangkukusumo,  RA Hatmosutedjo, RA Sudjono Tirtokusumo, RA Sumardiyah, RML Atmodiprodjo, RM Rebuahsasi Kusumohalpito,  RM Arwah, RA Siti Mardinah, RA Siti Rochiyah,  RM Mungsowarat, RA Pudjomurti    dan   RA Manyonomurti.
3.    Sejak berdirinya PKM berturut-turut  diketuai oleh : KPH Suryadi (dugaan),                   KRT Wiroguno, KRT Ronodiningrat, KRT Purwodiningrat, KRT Purbowinoto,     KRT Puspodiningrat, KRT Mandoyokusumo, dan KRT Suryowinoto (sampai tahun 2002).
4.    Pengurus Paguyuban Kadang Kadean Mangkubumen dari tahun 1981 adalah :     Ketua : KRT Suryowinoto, Wakil Ketua : R. Sudardjo, Sekretaris I RA Sumartinah, Sekretaris II : Drs RM Ibnu Kadiarsi, Bendahara I : RA Tri Martini Pujosewoyo, dan Bendahara II : Ir. RA Murdiyati Gardjito.
.

Kegiatan Pengurus PKM masa bakti 1981-2002

1.    Memperbarui Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Paguyuban Kadang Kadean Mangkubumen.
2.    Mensertifikatkan tanah milik waris KGPA Mangkubumi di Ngasem (6 sertifikat) dan Jetis (2 sertifikat). Tim pengurusan sertifikasi tanah terdiri atas : KRT Suryowinoto, KPH Mandoyokusumo, R. Soedardjo, RA Sumartinah, RA Tri Martini Pujosewoyo, RA Murdiyati Gardjito.
3.    Membentuk Panitia Pengurusan Tanah Milik PKM yang terdiri atas : RA Tri Martini Pujosewoyo, Ir. RA Murdiyati Gardjito, RA Sumartinah, Drh. Ali Pratomo, Drs Djayeng Sugito, Drs. RM Ibnu Kadiarsi, dr RM Kumyun Marsindro, Ibu Kustamhadji, RM Tangsen Kusumo dan RM Ning Sunaryo (28 Agustus 1985).
4.    Menjual tanah di Ngasem (Jl. Rotowijayan) kepada para pengindung dan sebagian keluarga PKM.
5.    Membagikan sebagian hasil penjualan tanah di Ngasem (Jl. Rotowijayan)  kepada 21 kelompok keluarga putra KGPA Mangkubumi (tiap kelompok keluarga masing-masing Rp 15.000.000,- (Lima belas juta rupiah), sebagian digunakan untuk mengurus permohonan kembali tanah Jl. AM Sangaji 49 (dari Pemda Kodya Yogyakarta) dan Jl. AM Sangaji   51 (dari Kodam IV Diponegoro). Kedua kapling tanah tersebut telah kembali kepada PKM.
6.    Membentuk Panitia Penerbitan Buku Silsilah Keturunan KGPA Mangkubumi yang terdiri atas Pengumpul data keluarga : RA Tri Martini Pujosewoyo, Ir. RA Murdiyati Gardjito, RA Sumartinah, RA Siti Surtyanti, RA Siti Isbiyantirin, RM Pramutomo, RM Pinten, RM Ning Sunaryo, dan RA Yudi Anitasari. Pemeriksa :                         RA Kusmardinah, RA Wahyu Widodo, RA Siti Kaharmiyah, dan RA Siti Kabirun. Tim Penyunting : Ketua KRT Suryowinoto,  Wakil Ketua RA Murdiyati Gardjito, Sekretaris RA Yudi Anitasari,    Anggota  : RA Tri Martini, RM Sri Hartadi, RA Siti Ari Budhiyanti, Erista Adi Setya, RM Pramutomo dan RM Bimo Nur Abiantoro.
7.    Menerbitkan buku Silsilah Keturunan KGPA Mangkubumi (2000).
8.    Menjual sebagian besar tanah warisan almarhum KGPA Mangkubumi yang terletak di Pasanggrahan Pakem, tanah dan bangunan Jl. AM Sangaji 49 dan 51.
9.    Menghimpun hasil usaha yang tiap tahun pada acara Syawalan PKM dibagikan kepada 21 (semua) kelompok keluarga.
10.    Membentuk Pengurus Pusat PKM masa bakti 2002-2005 yang telah dilantik oleh ibu BRAy Yudonegoro pada tanggal 13 Januari 2002.

Modal dasar yang dimiliki PKM

1.    Hasil penjualan sebagian besar warisan almarhum KGPA Mangkubumi yang berupa tanah dan bangunan.
2.    Bangunan  dan tanah pekarangan yang berada di Pakem.
3.    Simpanan dalam bentuk Deposito yang bunganya tiap tahun pada Acara Syawalan PKM dibagikan kepada para kelompok keluarga.
4.    Warisan budaya berbagai bidang : bidang arsitektur, pendidikan kesenian gaya Mataraman, mocopat, wayang topeng, gambyong, opera klasik Langendriyo, dll.
5.    Sumber Daya Manusia, berupa keturunan  KGPA Mangkubumi yang jumlahnya cukup banyak dan tersebar luas di Indonesia (di berbagai bidang dan jabatan) sangat potensial untuk melestarikan dan mengembangkan warisan almarhum.

 

4 Responses to “Sejarah Berdirinya PKM”

  1. bravo for mangkubumen.org

    ralat untuk nama eyang kakung saya bukan RA Rebuah sasi tetapi RM Rebuahsasi Kusumohalpito.
    Untuk sejarah eyang KGPA mangkubumi mungkin bisa diulas lebih lengkap lagi tentang peran dan pengabdiannya pada kraton dan seni budaya.
    Untuk istri pertama dan kedua eyang gusti mangkubumi apa tidak terbalik ? tidak sama dengan yang saya baca pada bukunya B Sularto “KGPA MANGKUBUMI - Hasil Karya dan Pengabdiannya”.

    BEST REGARDS, TW.

    tjuk wahyu on 21 Oct 2008 at 7:34 am #

  2. Bagaimana dengan anak keturunan dari Raden Mas Ento atau Raden Mas Intu, Putra Mahkota HB I, yang bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anum Amangku Negara ingkang Sudibya Atmarinaja Sudarma Mahanalendra, apakah sudah dicari dimana keberadaan mereka dan apakah mereka masih dianggap untuk termasuk yang dituakan atau mungkin tidak termasuk dalam catatan silsila disini ?Salam.

    La Sangke on 22 Mar 2009 at 11:39 pm #

  3. Saya nulis ini…saya mau tanya bagaimana cara menelusuri HB vi sbtlnya eyang putri saya ktk masih hdp pernah bilang keluarga adalah keturunan HB vi …dan ortu saya punya nama khusus…..Tp orang2 tua yg bs mengetahui…misal kalau ortu saya sering d kenal org .tanpa bcara apapun ..mrk org2 tua bs mengetahui keturunan HB..
    saya sudah tau lama tp tdk ambil pusing..
    Terima kasih

    Dody on 22 Apr 2010 at 5:44 am #

  4. Adakah yang mengetahui jati diri almarhum RM Sri Kumolo (dulu abdi dalem kraton), dimakamkan di taunan, dekat karang kabolotan? Konon beliau adalah keturunan HB VI

    oewin on 02 Aug 2010 at 1:18 am #

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply